Analisis budidaya gaharu

Budi daya gaharu dapat dilakukan oleh para petani yang ingin mengembangkannya. Berikut ini disajikan hasil analisis usaha yang dapat dilakukan oleh para petani dalam perhitungan per hektare lahan.
Komponen Biaya
Satuan
Harga satuan
(Rp)
Jumlah Harga
(Rp)
Tahun I
Sewa lahan
Pembelian sarana produksi:
a.         Bibit gaharu
b.        Bibit sulaman
c.         Bibit pelindung
d.        Pupuk NPK
e.         Pupuk organic
f.         Pertisida
Tenaga kerja:
a.         Pembersihan lahan
b.        Pembuatan lubang tanam
c.         Penanaman gaharu dan pelindung
d.        Pemeliharaan
e.         Pengelolaan
Penyusutan alat-alat
Jumlah biaya tahun I

Tahun II
Pembelian sarana produksi:
a.         Pupuk NPK
b.        Pupuk organik
c.         Pertisida
Tenaga kerja:
a.         Pemeliharaan
b.        Pengelolaan
Penyusutan alat-alat
Jumlah biaya tahun II

Tahun III
Pembelian sarana produksi:
a.         Pupuk NPK
b.        Pupuk organic
c.         Pertisida
Tenaga kerja:
a.         Pemeliharaan
b.        Pengelolaan
Penyusutan alat-alat
Jumlah biaya tahun III



Tahun IV
Pembelian sarana produksi:
a.         Pupuk NPK
b.        Pupuk organic
c.         Pertisida
Tenaga kerja:
a.         Pemeliharaan
b.        Pengelolaan
Penyusutan alat-alat
Jumlah biaya tahun IV

Tahun V
Pembelian sarana produksi:
a.         Pupuk NPK
b.        Pupuk organic
c.         Pertisida
Tenaga kerja:
a.         Pemeliharaan
b.        Pengelolaan
Penyusutan alat-alat
Jumlah biaya tahun V

Tahun VI
Pembelian sarana produksi:
a.         Pupuk NPK
b.        Bibit gubal gaharu botol
c.         Alcohol, lilin, dan kapas
Tenaga kerja:
a.         Pemeliharaan
b.        Pengelolaan
c.         Penyuntikan
Penyusutan alat-alat
Jumlah biaya tahun VI

Tahun VII
Panen



500 bt
50 bt
1.000 bt
150 kg
5 ton
8 kg

15 HOK
25 HOK

15 HOK
48 HOK
48 HOK





250 kg
10 ton
8 kg

48 HOK
48 HOK





500 kg
5 ton
10 kg

48 HOK
48 HOK







1.000 kg
5 ton
10 kg

48 HOK
48 HOK





1.000 kg
5 ton
5 kg

24 HOK
48 HOK





500 kg
150 btl
1 paket

12 HOK
48 HOK
250 HOK




1.000 pohon



10.000,00
10.000,00
2.000,00
4.000,00
400.000,00
15.000,00

*)             20.000,00
*)             20.000,00

*)             20.000,00
*)             20.000,00
*)             40.000,00





4.000,00
400.000,00
15.000,00

*)             20.000,00
*)             40.000,00





4.000,00
400.000,00
15.000,00

*)             20.000,00
*)             40.000,00







4.000,00
400.000,00
15.000,00

20.000,00
40.000,00





4.000,00
400.000,00
15.000,00

*)             20.000,00
*)             40.000,00





4.000,00
300.000,00
1.000.000,00

*)             20.000,00
*)             40.000,00
*)             20.000,00




30.000,00

3.500.000,00

5.000.000,00
500.000,00
2.000.000,00
600.000,00
2.000.000,00
120.000,00

300.000,00
500.000,00

300.000,00
960.000,00
1.920.000,00
100.000,00
17.800.000,00



1.000.000,00
4.000.000,00
120.000,00

960.000,00
1.920.000,00
100.000,00
8.100.000,00



2.000.000,00
2.000.000,00
150.000,00

960.000,00
1.920.000,00
170.000,00
7.200.000,00





4.000.000,00
2.000.000,00
150.000,00

20.000,00
40.000,00
100.000,00
9.130.000,00



4.000.000,00
2.000.000,00
75.000,00

480.000,00
1.920.000,00
125.000,00
8.600.000,00



2.000.000,00
45.000.000,00
1.000.000,00

240.000,00
1.920.000,00
5.000.000,00
140.000,00
55.300.000,00


30.000.000,00
    Jumlah biaya tahun I sampai dengan tahun VII
      
     *) HOK menyesuaikan  UMR setempat.











       Pendapatan Usaha Tani Gaharu per Hektare
      
              Produksi per satuan pohon terdiri atas tiga macam variasi produk. Masing-masing variasi mempunyai kelas tersendiri yang menjadi dasar penentuan harga sesuai SNI kelas gaharu.
a.         Kelas gubal dibagi menjadi tiga kelas.
b.         Kelas kemedangan dibagi menjadi tujuh kelas.
c.         Kelas bubuk dibagi menjadi dua kelas.



Dengan asumsi produksi normal per hectare sebesar 60% (600 pohon yang berproduksi) kelas kemendangan, akan dihasilkan pendapatan sebagai berikut.

       Hasil kemedangan (10 kg/pohon)      = 600 x 10 kg x Rp. 200.000,00
                                                                  = Rp 1.200.000.000,00 per ha
       Biaya produksi    = Rp 136.130.000,00
       Keuntungan         = Rp 1.200.000.000,00 - 136.130.000,00
                                    = Rp 1.063.870.000,00
             
               Apabila investasi dilakukan dengan dana kredit dari bank, harus ditambah biaya bunganya. Demikian pula jika diperhitungkan berdasarkan analis NPV (Net Present Value).

Related Product :

 
Support : Digital Areas | MegaCara
Copyright © 2011. Central Kerajinan Gaharu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger