Cara Pemungutan Gaharu

  1. Gubal gaharu dan kemedangan diperoleh dengan cara menebang pohon penghasil gaharu yang telah mati, sebagai akibat terjadinya akumulasi damar wangi yang disebabkan oleh infeksi atau inokulasi (penyuntikan) pada pohon tersebut. Tanda khusus mutu gubal adalah jika dibakar berminyak, berat (tenggelam dalam air) dan kayunya wangi aromanya dalam kondisi original.
  2. Pohon yang telah ditebang lalu dibersihkan dan dipotong-potong atau dibelah-belah, kemudian dipilih bagian-bagian kayunya yang telah mengandung akumulasi damar wangi, dan selanjutnya disebut sebagai kayu gaharu.
  3. Potongan-potongan kayu gaharu tersebut dipilah-pilah sesuai dengan kandungan damarnya, warnanya dan bentuknya
  4. Agar warna dari potongan-potongan kayu gaharu lebih tampak, maka potongan-potongan kayu gaharu tersebut dibersihkan dengan cara dikerok.
  5. Serpihan-serpihan kayu gaharu sisa pemotongan dan pembersihan atau pengerokan, dikumpulkan kembali untuk dijadikan bahan pembuat abu gaharu.


Sumber:
http://indonesia-hijau.com

Related Product :

 
Support : Digital Areas | MegaCara
Copyright © 2011. Central Kerajinan Gaharu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger